RSS

Me, as Maba

Kemarin tanggal 19 di Universitas Airlangga Convention Center, mulai jam kurang lebih setengah enam pagi sudah jadi kaya Mekkah. Yap, sekitar seribu lebih mahasiswa baru dari berbagai jalur dan jurusan menghadiri acara yang sangat sakral: Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas Airlangga. Dan mereka semua menggunakan kemeja putih, rok putih bagi yang cewek, celana putih bagi yang cowok. Dan untuk yang berjilbab wajib memakai jilbab paris putih polos. Tapi entah kenapa aku melihat ada maba yang menghias kerudungnya dengan pita pink! Haha, blink-blink lah dia di antara lautan maba. :)

Jadi setelah menyanyikan Hymne Airlangga, aku dan ribuan maba itu disahkan sebagai warga baru UA oleh Rektor dan disaksikan para guru besar UA. Yeey *dance*, I'm a university student -> berhubung nggak ada kata yang lebih pas untuk menggambarkan mahasiswa dalam bahasa Inggris. Sayang, kemarin aku nggak ditawari sebagai simbol pengukuhan. :(

Okeh, sekarang nggak apa-apa. Tapi buat wisuda nanti, aku yang akan dipanggil menjadi mahasiswi terbaik tahun itu. Amiin Ya Allaah. :)

Pingin Nyakar Tembok

Gosh... Alhamdulillah, udah kedaftar jadi mahasiswi salah satu univ terbaik di Indonesia. Yeah, alhamdulillah.
Tapi, seiring berjalannya waktu tanggung jawab juga makin gede dong yah. As I expected, sekarang makin disalah-salahin aja di rumah. Grrr... di rumah serba salah, mau ngekos dilarang. Kalo gini caranya, gimana bisa mandiri coba?

Emang sih, di rumah aku punya duniaku sendiri: kamarku! Ukurannya 3 x 2,5 meter. Lumayan gede lah, dengan seluruh perabotan termasuk lemari, meja, kasur, dan karpet. Sayangnya, kamarku ini bukan sepenuhnya milikku. Hampir sama kaya ngontrak sih. Terutama kalo pas liburan. Pasti sodara-sodara bakal ngumpul dan terusirlah aku dari kamarku. #Efek dari tinggal di rumah induk.

Jadi duniaku bukan duniaku. Well, sekarang ini sedang terjadi keguncangan. Nggak parah, tapi menyakitkan. Kenapa juga semakin dewasa beban pikiran harus semakin banyak? Huh, kudu belajar nutup kuping dari hal-hal tidak penting di sekitar nih. Aku gak mbayangin dengan aktivitas sepadat itu plus sempalan-sempalan omongan dari segala penjuru dunia. Hooh...

Hm, kayaknya emang perlu merenovasi sedikit duniaku deh. Biar kamarku benar-benar jadi -the real me- ahahaha. Paling juga butuh biaya ga sampe lima ratus ribuan. Yeah... sebelum kuliah, renovasi kamar kudu kelar! Biar aku gak pingin lagi nyakar-nyakar tembok (kan eman, sudah dihias :D).

Okeh, sampe ketemu di episode baru: 19 Agustus!

Eid Mubarak!


Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum :))
Maafkan segala salah yang disengaja maupun tidak ya.
Maaf juga karena belum bisa menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya.
Tapi, yuk saling memaafkan...