RSS

"Maka..."

Ouw, baiklah.

Benda-benda yang kau punyai, itu semua bukan semata-mata karena kerja kerasmu belaka.
Ada Allah yang memang menakdirkanmu memperolehnya karena Ia melihat usahamu

Rumah yang kau tempati, itu bukan semata-mata karena orang tuamu yang sengaja menyisihkan uangnya untuk membeli rumah
Bukan pula semata-mata karena dirimu yang berletih payah mengumpulkan rupiah-demi-rupiah
Ada Allah yang sengaja memberimu karena Ia tahu kau sudah membutuhkan tempat tinggal untuk keluargamu

Makanan yang kau makan, itu bukan semata-mata karena kau berhasil mencari sesuap nasi
Ada Allah yang menyiapkan makanan karena Ia mengerti kau butuh energi untuk melakukan aktivitasmu

Anak-anakmu, pasangan hidupmu, keluargamu, dan teman-temanmu
Mereka ada di sampingmu bukan semata-mata karena kau ada untuk mereka
Tetapi Allah mengamanahkan mereka padamu karena Ia mendengar suara hatimu yang tak tahan hidup sendirian di dunia ini

Tapi, mengapa kau selalu berkata,
"Aku ini telah bersusah payah melakukan ini-itu! Aku lelah! Seharian sudah ke sana sini cari uang, itu semua demi kalian. Tak ada yang mengasihani aku!"
Mengapa kau selalu merasa berat ketika hartamu diminta sedikit saja untuk membantu mereka yang kekurangan?
Mengapa kau selalu merasa berat ketika benda-benda yang kau punya digunakan untuk menegakkan agamaNya?
Mengapa kau selalu mengernyitkan dahi ketika anak-anakmu memilih ikut di barisan terdepan kaum Muslimin?

Seandainya Allah tidak pernah mengizinkanmu memiliki benda-benda, rumah, makanan dan sanak saudaramu sekarang, apakah kau akan memiliki semua itu?

Banyak, banyak, sangat banyak nikmatNya yang kau dapatkan, tapi sangat jarang kau syukuri.

Aku hanya ingin kau tahu,
bahwa Umar bin Khattab hanya menyisakan setengah dari kekayaannya untuk seluruh keluarganya
bahwa Abu Bakr hanya menyisakan Allah dan RasulNya kepada anak istrinya
bahwa Umar bin Abdul Aziz berkata pada anaknya "Selama engkau berbuat baik, maka Allah akan mencukupimu."
bahwa Rasulullah pun tidur dengan tikar

Sementara kau?

"Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"