RSS

Kotak

Lagi ngerjain tugas seni rupa tentang desain eksterior rumah...
Hm... semoga saja Pak Taufik nggak ngomel kalo desainku melengkung-melengkung begini.
Hihihi ^_^

Kemarin sih, nyontohin anak-anak di papan tulis desain rumah kotak yang berlapis genteng segitiga. Klasik sih, modelnya. Tapi keren, soalnya beliaunya bisa memadupadankan desain klasik dan modern di bagian depan pintu rumah. So sweet deh, pokoknya.

Well, mungkin di sini aku nggak akan bahas apa itu desain eksterior dan gimana gambarnya ya. Just give my private feeling to my design which is absolutely "not using square design".
Nggak tau, ya nggak suka aja sama desain rumah yang pasaran (baca: berbentuk kotak).
Entah kenapa, aku lebih memilih lingkaran. Setengah lingkaran dengan outfit yang juga nggak begitu mencolok, tapi adem dipandang.

Hm, karena kotak itu, menurutku...
1. Lambang keteraturan
Ya, semua memang perlu keteraturan. Tapi, entahlah aku agak antitesis dengan yang satu ini. (Seeing my bedroom appearance...). Aku cuma suka keteraturan yang sifatnya nggak ngekang. Sementara kotak, harus dikekang dengan 8 titik sudut, 12 rusuk, dan 6 sisi. Wuah, banyak!
Dan lingkaran (tabung) adalah satu-satunya bangun ruang yang cuma punya 2 rusuk dan 3 sisi. Tanpa titik sudut. Berasa free \(^_^)/

2. Ada titik awal dan akhir
Semua emang ada awal dan akhir, tapi itu kehidupan di dunia. Sementara di akhirat? Ada awalnya, tapi nggak ada akhirnya. Kekal. Entah di surga. Entah di neraka.
Kotak, mempunyai titik awal dan titik akhir. Bahkan untuk membuat garisnya pun cenderung terpisah-pisah. Sementara tabung, tinggal 2 garis di tepi, sambunglah dengan dua lingkaran sempurna di atas dan bawahnya. Garis pun lantas menyambung menjadi satu dengan mudah. Yang lebih penting, nggak pernah berakhir.

3. Statis
Kotak kan nggak bisa menggelinding dengan sendirinya. Mesti harus diberi gaya yang jauh lebih besar daripada tabung untuk membuatnya bergerak. Tapi tabung, dengan sedikit gaya saja, ia akan langsung bereaksi secara spontan.