RSS

99 Cahaya di Langit Eropa #1

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Bacalah, dengan Nama Tuhanmu Yang Maha Menciptakan.

Di buku inilah, sejarah keemasan Islam diceritakan dengan bahasa yang mudah dipahami, deskriptif, dan menggetarkan hati. Sesuai tujuan penulisnya, buku ini dipersembahkan kepada para brother dan sister Muslim serta pencari cahaya.

Sejarah - di mana cahaya mula-mula ditemukan
Dan inilah beberapa kutipan singkat dari buku yang dikarang oleh Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra selama petualangan mereka di Eropa
-------------------------------------------------------------------
:: Kata Ali ra
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudera tempat banyak ciptaan-ciptaanNya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal-kapal yang menyelematkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan
:: Kata seorang turis
Croissant itu bukan dari Perancis, tapi dari austria. Roti untuk merayakan kekalahan Turki di Wina... 
(Ketika itu, Turki adalah pusat peradaban Islam yang paling jaya. Tapi setelah kepemimpinan Kara Mustafa Pasha, Turki benar-benar kalah)

:: Hanum
Hari itu Fatma, orang biasa yang baru kukenal minggu lalu di kelas bahasa Jerman, memberiku pelajaran luar biasa. Aku tak perlu mendengarkan para ustadz atau ulama di TV yang mengajarkan kesabaran dan menahan emosi. Aku juga tak perlu mendengarkan khotbah par amotivator hidup dan kesuksesan yang semakin menjamur di layar kaca. Aku juga tak perlu membaca kutipan kata-kata wisdom of life dari para tweep dan facebooker. Hari itu Fatma memberiku pesan yang sangat jelas, konkret tentang cara menahan diri yang belum tentu bisa dilakukan sembarang orang; membayari makanan orang-orang yang menghina lambang negara sekaligus keyakinannya.
:: Deewan
All You can Eat. Pay as You Wish 
:: Selim
Konsep ikhlas memberi dan menerima. Take and give. Natalie Deewan percaya bahwa sisi terindah dari manusia adalah kedermawanan
:: Rangga
Makanannya enak. Memuaskan. Dan itu belum sepadan dengan keikhlasan yang kaucontohkan.
:: Hanum
Berdekatan dengan Fatma menimbulkan rasa, seharusnya aku bisa lebih memaknai agamaku, ajaran-ajarannya, filosofinya, sejarahnya, dan lain sebagainya. Fatma membukakan mata bahwa lima pilar inti ajaran Islam harus tersuguh dengan akhlaqul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dimaknai sebagai tata cara ibadah.
Fatma yakin bahwa menebar pengaruh kepada seseorang dengan cara-cara yang memaksakan, menggurui, menghasut, menyerang, atau membandingkan sudah bukan zamannya lagi. 


:: Fatma
 Tebarkan senyum indahmu, kuasai bahasa Inggris dan Jerman, selalu jujur dalam berdagang
 :: Imam Hashim
Hidayah turun tak pernah tahu di mana dan bagaimana. Tidak semua orang yang mengucap syahadat mendapatkannya saat di Sungai Danube. Banyak cara dan jalan ketika hidayah itu muncul lalu meresap ke dalam hati dan jiwa.