RSS

Belajar Linux versi 1

Jenis Linux :
-Debian : Ubuntu, Debian, Blank On
-RPM : Mandriva, Fedora Core, Red hat
-Slackware : slackware, Backtrack, Singkong Linux

Kenapa Linux?
-Lebih Stabil
-Bisa diutak-atik
-Protectnya lebih unggul

Kekurangan Linux?
-Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih 'Windoes 
 minded'
-Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu
 baik
-Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows
-Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like wajib
 belajar soal Linux.

How About Ubuntu?
-Berbasis Debian (*.deb)
-Berasal dari bahasa kuno Afrika yang berarti rasa perikemanusiaan 
 terhadap sesama manusia
-Rilis 6 bulan sekali
-Adanya versi TS

Kemudahan Ubuntu
-User friendly
-adwal rilis yang tetap
-Didukung Canonical Ltd.
-Adanya CD gratis (http://shipit.ubuntu.com)
-Kemudahan instalasi
-Adanya live CD/DVD
-Advance Linux

Instalasi LINUX

Blogger Anyar CacaD!

Duh, wes ngetik akeh2 penuh perasaan, eh... gak isok di save.. Mangkeli!!!
Ah, geblek pisan.. Kenopo kok gak di delok URL-e mau..... :(

Semangat!! Ganbatte!!

Semangat diartikan sebagai sesuatu yang menambah kekuatan seseorang untuk bangkit dan akhirnya ia berhasil mencapai tujuannya! Semangat itu bisa naik turun. Salah satunya ditentukan oleh :
-Keadaan bagaimana yang kita jalani sekarang
-Siapakah teman-teman kita sekarang
-Bagaimanakah kau bersikap
-Dan seberapa banyak motivasi yang pernah didapatkan

Hmm... Aneh juga ngomong tentang semangat di sini. Kaya nggak ada pokok bahasan lain yah. Tapi, walaupun begitu, semangat itu tetaplah penting. Karena tanpa semangat, kita nggak akan bisa menjalani hari-hari di dunia yang kadang-kadang terlalu 'JLEB' bagi kita. Misalnya nih, ulangan Kimia dapet 60. Padahal KKM 80, duh jauuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhh banget rasanya. Eits, tapi kalo kita punya semangat, tuh nilai rasanya gampang-gampang aja diraih. (ya emang gampang, soalnya kalo udah remidi, guru-guru langsung ngasih nilai 80, wkwkwk :p) But, the spirit is the most important in our life, believe it!

Semangat berbanding lurus dengan MOTIVASI. tanpa motivasi nggak akan ada semangat. Karena motivasi itu adalah semacam sesuatu yang membuat kita menggebu-gebu dan akhirnya menimbulkan suatu rasa yang begitu kuat, itulah yang dinamakan semangat. Jadi intinya, kita harus punya motivasi. Supaya setiap bangun pagi kita akan merasa menjadi orang penting yang harus bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan pada kita.

Sekedar curhat, sebenernya selama ini aku kekurangan dosis semangat. Entah kenapa. Apakah aku yang mulai jauh dari jalanNya, atau keadaan yang memaksa, atau aku belum bisa ikhlas dengan keadaanku, atau apa. Setiap bangun pagi, rasanya aneh. Nggak ada motivasi sama sekali. Tapi, paling nggak aku bersyukur masih diberi 1 hari lagi untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Jangan dikira aku nggak pernah dikasih motivasi dosis tinggi. Waduh, yang namanya motivasi begituan lewat FB, HP, sampe video-video pergi ke luar negeri bahkan kiamat udah pernah kudapatkan. Tapi, kok setiap bangun pagi itu lhoh (apalagi kalo skul) muales banget rasanya. Tapi belum pingin wafat sih. hehehe... Mati segan, hidup tak mau. Terus, mau nya apa ya? Nah kan, bingung lagi. Padahal udah dikasih pilihan. Dasar remaja tanggung. Masih kelas XI aja mau macem2! Dipilihin salah, milih sendiri bingung. Duh, aku yo bingung dengan diriku sendiri.

Tapi, di tengah kegalauanku, salah seorang temanku SD yang sekarang udah jadi kakak kelasku di SMA (dia ikut aksel pas SMP), memberiku sebuah film motivasi yang ngena banget bagiku (tapi gak tau juga kalo bagi orang lain). Ternyata setelah nonton fil ini, aku baru tahu apa motivasiku yang sebenarnya. Dan ternyata motivasi yang lain itu ngefeknya nggak sebesar yang ini. Pernah denger kalo sesuatu yang membuat kita lemah adalah sesuatu yang juga membuat kita kuat. H'umph, bener banget.

Dia memberiku film "A Little Thing Called Love". ITu lhoh, film Thailand yang ada Mario Maurer-nya sama Pimchanok, tayang 2010 silam. Yang ceritanya "based on everyone's true story when they felt in love for the first time". Bisa ditebak motivasiku apa. Yupz, bener banget,... CINTA.

Dasar aku anak melankolis - plegmatis, nonton film begituan udah nangis plus dapet banget feelnya. Tentu saja ini juga karena para pemainnya yang sangat menjiwai. Apalagi lagunya. Aduh, so sweet lah. Dari sanalah, aku ngeliat si Nam (Pimchanok) itu berusaha rajin dalam hal apapun! demi Shone (Mario Maurer). Aku pun akhirnya tiru-tiru Nam. Tapi, cuma cara pengambilan semangatnya aja kok. Sama, motivasinya dia adalah CINTA. Lebih tepatnya, cinta dalam hati.

Konyol gak sih? Semoga nggak.
Dan, aku jadi berpikir kenapa motivasi2 yang dari temen2 lainnya itu nggak seberapa berpengaruh. Ya akhirnya kudapatkan jawabannya : aku kurang cocok. JAdi inget jaman dulu... wkwkwk, dengan seseorang. Huft, semoga orang itu yang akan memotivasiku, yang akan memberikan semangatnya padaku sepanjang hari.

A Little Thing Called Loved

It's Amazing!
Well, sekali lihat film ini nggak ada bosen2nya... Mpe nonton tiap hari sumpah buagus! Lebih buagus dari pada film lokal. Habis, ceritanya walopun standar, tapi ada yang spesial.
Ini paling-paling efek aku nonton film yang responnya negatif terus. Dan akhirnya aku menemukan film ini dengan segudang inspirasi positif.
Ceritanya klasik sih, cinta dalam hati seorang Khun Nam ke kakak kelasnya, P'Shone. Cinta itu selalu tersembunyi dalam hati. Cuma gara-gara Nam berwajah 'nggak banget'. Seadangkan Shone bak pangeran negeri dongeng! Jelas jauh dong... Tapi, Nam dibantu Gie, Nim, dan Cheer berusaha mengubah penampilannya dan taadaaa.... jadilah Nam seorang putri yang cantik! Apakah Shone akhirnya jadian dengan Khun Nam?
Oh, sayangnya, TIDAK!
Di akhir kelulusannya, Shone jadian dengan Pin, teman sekelasnya yang juga berteman baik dengan Nam. Kecewa? Pasti lah. Nangis berdarah-darah tuh si Nam mendengar kenyataan itu. Tapi, dia berusaha tegar, bahkan memeluk Pin ketika mereka ketemu di koridor sekolah. (kan... beda dengan film2 yang biasanya responnya yang langsung mendamprat rivalnya... Di film ini malah Nam memeluk rivalnya)
Intinya itu aja seh. Hmm... di luar itu sebenernya ada banyak banget adegan-adegan lucu. Terutama Teacher Inn dan ketiga sahabat Nam. Alurnya sangat sederhana. Tapi sangat memikat. (Entah karena terbius Mario Maurer atau apa).  But, I like to see this movie many times. Yeah, many times!
Gak ada bosen2nya ngeliat film ini. Nyata deh.
Dan sesuatu yang kuambil adalah, ternyata cinta jika diperlakukan dengan benar, ia akan menjadi sebuah inspirasi... (It's an inspiration)