RSS

Ketika Cobaan Kian Menerpa

Ketika cobaan bertubi-tubi datang menghampiri, aku tidak pernah merasa layak untuk berdoa di hadapan-Nya. Aku sudah berbuat terlalu jauh.

Ya Allah, aku sudah stag di sini. Aku nggak tahu. Aku merasa sangat down.  setress poll. beban pikiran di mana-mana. Aku tahu, Kau tak akan memberikan beban yang berlebihan kepada hamba-Mu tanpa dia kuat memikulnya. Ya Allah, kini, kupasrahkan kepada-Mu segala urusanku.Karena bagaimanapun, aku hanyalah manusia biasa yang nggak bisa dan nggak tahu apa-apa tanpa petunjuk-Mu.

Allah, tolong aku. Allah... mungkin hanya pada-Mu lah aku bisa cerita hal-hal yang belum pernah kuceritain ke orang lain. Dan aku nggak mau cerita soal ini terlalu banyak di sini.Terutama yang masalah 'itu'. Aku nggak mau terlalu mikir ke sana juga, tapi Ya Allah pikiranku menariknya terus-menerus. Menjadi monster bagiku. Sedangkan urusanku banyak. Ya Allah, aku belum sanggup tanpa bantuanmu
Tolong aku, Wahai Tuhanku...
Tolong aku, jika Engkau masih bermurah hati padaku
Aku tahu, Kau lebih dekat dari siapapun
Kaulah penguasa segala hati.
Wahai Allah, tolong aku. Amin.

Harapan

Apa yang kau minta jika saat ini adalah hari terindahmu? Apa yang kau minta?
Jika saja aku bisa minta 3 hal besok. Aku akan meminta :
Tidak, tak kan kusebutkan secara nyata memang. Tapi, ini semacam permintaan dalam hati.

IN The Worst Day

Apa yang kau lakukan ketika semua orang di dunia seakan menyalahkanmu? Apa yang kau lakukan ketika kau dituduh sombong, padahal kau hanya sedang dalam kondisi "in the worst mood". Masya Allah. Aku sedang kehilangan panutan hari-hari terakhir ini.

Mungkin, berbeda latar belakang bisa menyebabkan perbedaan-perbedaan prinsip-prinsip dasar. Tapi kan yo nggak harus sefrontal itu. Mereka belum tahu sepenuhnya siapa aku? Dan mereka menurutku adalah kepribadian yang sulit bertoleransi dan memahami perbedaan. Sepertinya, bicara dengan anak-anak yang beda prinsip mungkin susah dilakukan. Waktu aku ngomong A, nangkepnya B. aku ngomong B, nangkepnya A. Lak yo males akhire terus tukaran gara-gara keukeuh dengan pendapat masing-masing.

Well, it looked so bad for me. :( Aku nggak mau terus-terusan di pihak yang salah. Tapi, di sisi lain, aku juga belum bisa mengubah kepribadianku yang "introvert". Mereka mungkin belum tahu kalau ada anak introvert dan ekstrovert. Sudah kubilang, ini soal latar belakang. Tidak, bukan berarti aku sombong. Tapi anak-anak seperti mereka kadang-kadang bisa sangat menjengkelkan karena saking tidak pedulinya mereka dengan perkembangan yang ada.

Tapi ya weslah. Semua udah ada waktunya.

Terus, soal lomba menulis. Banyak sih, tapi aku belum lolos-lolos juga. Yaa... Akhirnya, aku cuma mengambil kesimpulan aja. Semuanya telah Allah atur. Rezeki, jodoh, dan kematian. Bukan berhenti berusaha dong...? Gagal adalah sebuah jalan menuju kesuksesan, asalkan kita mau terus berusaha. Jadi inget pengorbanan sang PResiden Amerika,. Dia gagal berkali-kali, tapi akhirnya, dia terpilih juga sebagai Presiden Amerika.

Jadikan ini sebagai motivasimu :
Allah tidak akan memberikan keinginan kita sesuai waktu yang kita inginkan. Tapi Allah memberikan apa yang kita perlukan dan pasti memberikan yang terbaik di waktu yang tepat. Kapankah waktu yang tepat itu, kita tidak tahu. Itu rahasia-Nya. Dan aku yakin, semuanya indah pada waktunya.

Suetres Poll

Cag... mesti MEi iku wayahe ulangan... Padahal, seharusnya, ini adalah bulan-bulan bahagiaku.
Tapi, sudah resiko masuk Smala. Nggak jarang, begitu pulang badan langsung K.O. Belum lagi ngurusin TPA + ngelesi + PR. Masya Allah...
But, It's OK.

Bentar? It's OK? Nggak sepiro'o.
Hari Kamis ini aja, aku ada 5 ulangan beruntun.. Waduh, bingung setengah mati tadi malem. Bingung mau belajar apa.... Buanyak sih. Dari Ekonomi, Biologi, Sosiologi, B.Ind, dan Matematika.
Untung Kimia gak saiki (tapi mene)... Yo podo ae..

Hmm, ngomong2 baru kali ini aku dituntut (dipressing) untuk menyelesaikan sesuatu selama 24 jam, full energy. Tapi, Allah memang selalu memberi kemudahan. AMiin. YA Allah, berilah aku kepahaman dengan ilmu-Mu. Berkahi aku, tuntunlah jalanku. Amiin.