RSS

Biramaks #2

> Meneladani Rasulullah
1. Jadikan Rasulullah itu panutan. lakukan dari hal yang terkecil. Contoh : mengerjakan sesuatu dengan diawali basmalah
2. Proses Pembiasaan (Al-Muzammil :1-8). Rasul lebih senang kita melakukan hal yang kecil tapi rutin.
3. Saling menasihati. Yang ada hikmahnya

Kejadian di Sekolah

Matematika --
Pak Pur mengembalikan kertas gambar grafikku dan menyuruhku untuk menyempurnakan lagi grafik trigonometriku plus mengerjakan soal tambahan di papan. Sin - cos.
Well, kadang, betapa menjengkelkannya pelajaran ini.

Look at this :
Setelah aku setengah yakin ( bodohnya langsung kutebali dengan blue pulpen ), aku tanya : Bener nggak Pak?
" Lho ini berapa? Kamu nggambar apa? "
" Grafik COS, Pak. Ini angkanya y = 2 cos (2x+60) - 3... " Haduh, salah nih.
" Ya ndak gini, Mbak.. Ini pergeserannya 30 derajat. Kan (2x+60) bisa diuraikan 2(x+30). Ya sudah, berarti 1 gelombang pergeserannya 30 derajat... "
What?? Hadooo, ngganti maneh.. :(
But, yo wez. Tak ganti ae lah... Trus aku maju lagi, tanya lagi, apakah kertasku sudah bisa kukumpulkan? Ternyata,

" Lihat Mbak..? Mana gambar dasarmu? Tuh kan,. Ini kamu jangan sampe salah gambar dasar. Ayo gambar grafik dasarnya. "
(Balik lagi ke bangku).. Mencoba sabar...
'Hee.. please po'o Pak... Aku kurang belajar sosiologi ki.... gak belajar - belajar la'an aku'
Kugambar lagi grafikku yang bener. Aku pun maju untuk yang kedua kali. Berharap kali ini bisa dikumpulkan. Nyatanya...

"Ini kurang betul Mbak. Ini diperbaiki lagi. Ini grafikmu kurang dan tidak menapai 360 derajat."
Aku hanya terdiam sambil memandangi kertasku yang telah lusuh. Kelihatannya sih, menyedihkan sekali. Soalnya hari ini memang aku agak capek. Tadi malem habis nangis bombay ( private problem) plus nggak bisa tidur. Nguantuk poll akhirnya.
But, ya udah deh, sabar aja. kugambar lagi dari awal dan kali ini, kupastikan bener semuanya.

At last, kertasku kukumpulin bareng punyanya Shab. Nitip. Aku males maju ke depan lagi untuk yang keempat kalinya. See, Matematika berakhir.

Biology --
Biasa ae, tapi entah kenapa internet menjadi media yang bagus, simple, praktis ( halah podo ae ), n lengkap. Jadi belajarnya enak, lagian materinya tentang Spongebob-Porifera, Obelia, Aurelia, Cnidaria (materi favoritku).

Sociology--
Bel belum bunyi, udah hening di kelas. Siapa juga yang mau menggarai guru sosiologiku - Bu Mei?
Urusannya panjang. mau ulangan juga masih sempat - sempatnya melakukan hal - hal di bawah ini :
1. Mengkritik anak IPA dan mempromosikan IPS
2. Mengkritik Chibo yang saltum dan harus wajib 'ain diberi sangsi
3. Mengkritik dewan keamanan sekolah yang katanya salah memberi sanksi pada anak - anak yang terlambat. Kemudian,

" Keluarkan selembar kertas. Satu bangku diisi 3 anak. "
Ulangan dimulai...
Bisa ditebak, REMIDI
dan nilai yang terpampang adalah .... (Aib, gak boleh dibuka)
Setelah ulangan, Promosi IPS lagi....
Hffh, beginilah pelajaran hari Kamis. Yg jalan cuma 4, padahal harusnya 5. Tapi Pelajaran Bu eva (yang paling enak) selalu diisi presentasi tentang lomba - lomba dari berbagai universitas.

But, yaa.... itulah. Thursday is a depends day. But, it's a cycle in this life... :D

I'm So Tired

Capek banget hari ini
Tapi, paling tidak ada semangat untuk mengerjakan sebuah proyek :D

Orang Gila

Kunjunganku ke Madura membawa arti lebih.

Kemarin, aku ke rumah salah satu ustadz ngajiku yang di Madura. Di sana, rumahnya hanya berukuran 3 x 3 meter dan penuh dengan barang - barang yang gede - gede ( perkakas pembuat jajan ). Jadi, kaya wajan, panci yang segede gentong, trus dandang ( penanak nasi ) dan keranjang - keranjang jadi 1 dalam stan pasar yang kotor. Tapi, gak seberapa kumuh. Jadi merasa bersalah gara - gara sering banget telat pulang ke rumah. Padahal ya, kalo dibandingkan, aku lebih nggak kerasan lagi kalo punya rumah seperti milik ustadzku. Jelas itu.

Well, di sana aku disuguhi seadanya. Nggak apa - apalah. Aku maklum dengan kondisinya. Nah, lucunya ketika kami sedang berbincang - bincang, ada orang gila (katanya) yang nyanyi - nyanyi sendiri di depan stan nya ustadzku. Eh, ustadzku nggak ada rasa takut sama sekali. Malah diladeni. Tapi, lucu juga. Orang itu bilang gini, "Pak, semoga Allah memberkahimu. Anda tidak gila." dalam logat Madura asli. Namanya juga orang gila, ya mana tahu orang gila itu ngomong apa. But, ustadzku nyante aja. Ya sudah, aku pun ikutan nyante dan malah ikut ketawa - ketiwi. Ckckckck...

Sayang nggak kufoto orangnya. Takut ngamuk.

See, ustadzku bilang perkara kesusahan hidupnya dengan santainya.

"Seseorang kalau diuji Allah itu, berarti disayang Allah. Berarti Allah nggak pingin jauh dari orang itu. Karena itulah orang itu diberi Allah cobaan supaya tetep meminta dan memohon pertolongan pada-Nya."

Mungkin, kalimat itu untuk membesarkan hati ustadzku. Tapi, kalo dipikir - pikir, bener juga ceeh. Hufft, hidup itu cuma sekali, jadi mending dibikin bener - bener aja deh. So, pandanglah suatu masalah itu sebagai sisi positif. Aku setuju banget dengan kata - kata Pak Pur,
"Kita selalu minta masalah yang besar. Padahal masalah kecil pun, kita belum tentu mampu menyelesaikannya. Jadi, jangan pernah meremehkan masalah yang kecil. Karena, biasanya, orang itu jatuh dengan masalah yang kecil"

Itu kata beliau waktu habis mengumumkan siapa aja yang kena remidi Trigonometri Jum'at esok. (alhamdulillah... Nggak kena) :D

Bisa tidur seharian... Heheheheheh. MERDEKA!!

Seandainya...

> Semua orang pengertian
> Semua orang mau mengalah untuk kita
> Semua orang mau memberi kita apapun.

Pasti ....

1. kita nggak perlu repot - repot mengerti mereka yang kadang bisa bikin sakit hati
2. kita nggak perlu mengelus dada penuh rasa sabar untuk melihat barang yang kita inginkan diembat orang lain
3. kita nggak perlu repot -p reot bekerja sampe cuapek banget

Yah.... Seandainya. Tapi, sakjane berandai - andai itu nggak boleh lhoh.. Sumpah nggak boleh
Tapi entah kenapa berandai - andai itu menjadi hal yang sangat menyenangkan di waktu senggang
Bzzzz
Berkaitan dengan hal itu, kemarin aku harus  mengalah dan mengalah dan menerima berbagai macam ocehan nggak bermanfaat bin mangkeli dari orang - orang yang mengaku temanku. udah capek, tapi terlanjur punya janji. Tapi, mo gimana lagi. Aku capek ... T.T
Seharian udah keliling Surabaya. Pulang Maghrib (padahal aku masih SMA, uda kayak wanita karier)

But, well, it's my life (Pasrah MoODE ON)

Sikap Seorang Muslim Kalo Valentin???



1.        Dari asal-usulnya kita ketahui bahwa perayaan hari valentine adalah suatu upacara suci orang-orang Romawi yang Animis sebagai ungkapan cinta kepada dewa mereka.
Tradisi ini adalah tradisi syirik tak ubahnya bagaikan ritual orang-orang Arab penyembah berhala mengungkapkan cinta berhala yang berada di sekeliling Ka'bah dengan cara mengelilinginya dalam keadaan telanjang tanpa memakai sehelai benangpun sambil bertepuk tangan dan bersiul, sebagaimana yang Allah jelaskan:
} وَمَا كَانَ صَلاَتُهُمْ عِنْدَ البَيْتِ إِلاَّ مُكَاءً وَتَصْدِيَةً فَذُوْقُوْا العَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ (
"Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu".(Q.S. Al Anfaal: 35).
Lalu tradisi ini dihapus Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam setelah menaklukkan kota Mekkah dan membersihkannya dari kesyirikan, dan Allah mengancam orang-orang yang melakukannya dengan siksaan yang pedih.
2.        Kemudian umat kristen Romawi mengadopsi tradisi ini dengan merayakan kematian Valentine sebagai lambang penebar cinta dan damai, akan tetapi itu cuma slogan karena prosesi perayaannya tak lebih dari kesempatan mencari pasangan haram untuk setahun kedepan bagaikan kucing yang mencari pasangannya untuk musim kawin di bulan Februari. Dan ini bertentangan dengan ajaran Kristen sehingga para pendeta melarangnya. Wahai umat islam sadarlah! perayaan valentine adalah bid'ah dalam agama Kristen dan dilarang untuk dirayakan pada awal masanya oleh para pendeta. Kenapa anda mau menghidupkannya kembali? Sungguh para pendeta tersebut lebih berakal daripada orang yang mengaku islam akan tetapi ikut merayakannya.
3.        Sebagain besar umat islam yang ikut merayakan valentine dengan saling berkirim kartu ucapan valentine atau menghadiahkan bunga mawar atau saling berkirim surat cinta atau ikut mengadakan atau hanya sekedar menghadiri acaranya. Umumnya mereka mengajukan alasan sebagai berikut:
gini nih yang bener ... :D
-         Para pemuda-pemudi beralasan bahwa mereka hanya memanfaatkan kesempatan valentine untuk mencari pasangan hidup yang setia.
-         Para pria dan wanita yang sudah berumah tangga beralasan bahwa hari valentine adalah kesempatan untuk melanggengkan rumah tangga dengan saling mengungkapkan rasa cinta.
-         Orang-orang yang memiliki teman sejawat, sekantor, seprofesi yang beragama Kristen beralasan bahwa hari valentine adalah kesempatan untuk mempererat hubungan.
Alasan yang mereka ajukan laksana menegakkan benang basah, sadar ataupun tidak mereka termasuk dalam ancaman sabda Nabi:
(( مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ ))
 Barang siapa yang meniru tradisi suatu kaum maka dia dia adalah bagian dari kaum tersebut. H.R. Ahmad.
Maka orang islam yang ikut memeriahkan hari valentine sesungguhnya dia adalah bagian dari umat Nasrani atau bagian dari kaum Animis romawi kuno –na'uzubillah-.
Untuk para pemuda dan pemudi islam yang kehilangan jati diri! perayaan valentine bukanlah hari baik untuk mencari jodoh, karena ia merupakan perayaan syirik, walaupun anda mendapatkan pasangan setia saat itu di dunia sungguh dia bukan pasangan anda sejati, apalagi nanti di akhirat (mungkin juga di dunia) anda dan dia akan saling bermusuhan, karena pasangan yang sejati adalah pasangan yang bertakwa dan orang –orang bertakwa tidak akan mau menghadiri perayaan syirik semacam itu.
Allah taala berfirman:
} الأَخِلاَّءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ المُتَّقِيْنَ (
 "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa". (Q.S. Az Zukhruf :67)
Untuk Pasutri muslim yang lentera cintanya mulai redup! Memanfaatkan kesempatan syirik hanya akan memadamkan lentera cinta anda yang mulai redup dan akan menyulut api yang akan membakar rumahtangga anda.
      Untuk muslim dan muslimat yang tidak kenal lawan dan kawan! Allah tidak melarang anda untuk berteman dengan orang diluar islam, akan tetapi Allah melarang anda menaruh rasa cinta terhadap mereka dan lebih parah lagi jika anda mengungkapkannya dalam bentuk berkirim kartu atau hadiah di kesempatan syirik itu. Allah taala berfirman:
} لاَ تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُوْنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَآدُّوْنَ مَنْ حَآدَّ اللهَ وَرَسُوْلَهُ وَلَوْ كَانُوْا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيْرَتَهُمْ (
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. (Q.S. Al Mujadilah : 22 ).
4.        Realita banyaknya umat islam yang ikut merayakan hari kasih- sayang ini sangat mengherankan padahal dalam agama islam telah menjelaskan secara lengkap tentang cara memelihara dan menuai cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta kepada sesama muslim dan muslimat. Mereka bagaikan 'Bani Israel' yang menukar makanan dari langit dengan ketimun, bawang putih, kacang adas, dan bawang merah, sungguh barter yang sia-sia.
Cinta dalam islam merupakan salah satu pilar penting dalam beribadah, ibadah yang tidak didasari rasa cinta akan terasa hampa.
Sedangkan ungkapan cinta kepada Allah dapat dipupuk dengan hal-hal berikut:
a.       Mengikuti ajaran Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam :
} قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ (
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku. (Q.S. Ali Imran: 31 )
b.      Melakukan amalan fardhu dan sunat, Nabi saw. bersabda:
(( وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِيْ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ. وَمَا يَزَالُ عَبْدِيْ يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ : فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِيْ يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِيْ يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِيْ يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِيْ يَمْشِيْ بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِيْ أَعْطَيْتُهُ ، وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِيْ لَأُعِيْذَنَّهُ ))
" Dan tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Kucintai daripada perbuatan yang telah Kuwajibkan dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan melaksanakan amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya, maka apabila Aku telah mencintainya Aku menjadi pendengarannya yang ia mendengar dengan pendengaran tersebut, Aku menjadi penglihatannya yang ia melihat dengan penglihatan tersebut, Aku menjadi tangannya yang ia bekerja  dengan tangan tersebut, dan Aku menjadi kakinya yang ia berjalan dengan kaki tersebut. Andai ia minta kepada-Ku niscaya Aku beri, dan andai ia minta perlindungan-Ku, akan Kuberi”. HR. Bukhari.
c.       Sering membaca Al quran, dalam sebuah hadist Nabi:
Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam mengutus seorang lelaki memimpin sebuah ekspedisi, dia selalu membaca sebuah (surat) ketika shalat mengimami para pasukannya dan menutup bacaannya dengan [قُل هو اللَّه أحد ] , tatkala mereka kembali, mereka menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam, Ia bersabda, "Tanyakan padanya, kenapa ia melakukan hal tersebut? lalu mereka bertanya kepadanya, Ia berkata: “Karena surat tersebut (Al Ikhlash) menjelaskan sifat Ar Rahman, maka saya sangat cinta untuk membacanya,” lalu Rasulullah bersabda: “Beritahu dia bahwa Allah ta`ala mencintainya.” Muttafaq ’alaih.
d.      Mengucapkan assalamu'alaikum saat bertemu atau masuk rumah, sabda Nabi saw. :
“Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mencintai, maukah aku tunjukkan kalian tentang suatu hal jika kalian melakukannya, kalian akan saling mencintai, tebarkan salam di antara kalian”. HR. Muslim.
e.       Saling mengunjungi, sabda Nabi:
“Seorang lelaki menziarahi saudaranya di kampung lain, lalu Allah mengutus seorang malaikat mengawasi perjalanannya, tatkala ia sampai di kampung tersebut, malaikat berkata : “Mau kemanakah engkau?”, ia berkata : “Aku ingin mendatangi saudaraku di kampung ini”, malaikat berkata : “Apakah engkau mengunjunginya karena ingin mendapatkan manfaat duniawi?”, ia berkata : “Tidak, hanya karena aku mencintainya karena Allah”, malaikat berkata : “Sungguh aku adalah utusan Allah kepadamu bahwasanya Allah telah mencintaimu seperti engkau mencintai si fulan karena-Nya”. HR. Muslim.
f.         Ungkapkan rasa cinta anda kepadanya dengan ucapan: " Aku mencintaimu karena Allah" dan yang diberi ucapan harus menjawab," semoga Allah mencintaimu". Sabda Nabi:
“Ada seorang lelaki di sisi Nabi shallallahu `alaihi wasallam, lalu seorang lelaki lewat maka yang di sisi Nabi berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh aku mencintai orang ini”, Nabi shallallahu `alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Apakah engkau telah memberitahukannya?”, ia berkata : “Tidak”, ia bersabda : “Beritahu dia”, lalu ia menyusul orang tersebut dan berkata : “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah”, lalu ia menjawab : “Semoga Zat yang engkau mencintaiku karena-Nya mencintaimu. HR Abu Daud
Bilamana tips di atas anda ikuti dan laksanakan dengan seksama niscaya anda akan terlepas dari belenggu cinta terhadap yang fana (binasa) berganti dengan cinta kepada Dzat yang Baqa' (kekal) yang menentramkan jiwa dan raga.
Semoga Allah menjadikan kita orang- orang yang saling bercinta karena-Nya yang nanti dijanjikan Allah mendapat naungan 'Arsy di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Nya.
Akhirnya marilah kita menadahkan tangan berdoa kepada Allah dengan doa sya'ir cinta yang pernah dilantunkan oleh Nabi Daud dan Nabi Muhammad shallallahu `alaihim wasallam :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِيْ إِلىَ حُبِّكَ اَللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ
(Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu untuk mencintai-Mu dan mencintai orang yang mencintai-Mu, dan amalan yang menyampaikan kepada cinta-Mu, ya Allah, jadikanlah mencintai-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang sejuk)”. HR. Tarmizi.

Bismillahirrahmanirrahim

Entah kenapa, kadang - kadang lupa - lupa inget mengucapkan bismillahirrahmanirrahim waktu mau melakukan sesuatu.
Tapi, waktu inget, langsung diucapin...
Dan efeknya... Subhanallah... Luar Biasa.

Hati menjadi tenang dan enjoy aja.
Kaya' gini, semuanya beres dengan Basmalah

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Seperti tadi pagi, waktu aku naik motor, hendak berangkat ke sekolah. Aku lupa belum baca Bismillah, segera saja, aku mengucapkan kalimah Toyyibah itu di tengah perjalanan
Hati yang sebelumnya nggak karuan, jadi damai banget. Membayangkan bahwa Allah selalu sayang kita, Allah selalu memenuhi kebutuhan kita. Apa pun itu.
Tapi, sayangnya, kita sering melupakan-Nya. See, begitu indah kalimat Basmallah itu. Bahkan, aku sering kali menangis jika menghayatinya. Karena aku yakin, Allah sudah mempersiapkan hal yang terbaik untuk kita saat kita telah mengcuapkan Basmalah. Insya Allah.

Jalan - Jalan Ke Suramadu

Yuhuuuu....
Asyiknya sekarang libur
(nggak ada tuh yang namanya presentasi - presentasi ala Bu Mei) :D

Well, tadi pagi aku jalan ke Suramadu.
Niatnya sih lari - lari. Tapi ya masa kuat, 3,5 km dari rumah...
Huftt.. Tapi, gapopo. Tambah seneng aku
Rencananya sih mau rutin tiap minggu.
Buat latihan pernafasan.